Tuesday, March 24, 2015

Batch Convert MXDs To Previous Version ( The Power Of Phyton Part 3)

A friend just asked me to help her dealing with some ArcGIS 10.2 MXDs while she currently only has access to ArcGIS 10.1, and yes her ArcMap wouldnt open the MXDs. Version differences sure could be real pain in the ass if you are working in multi environment map making. So make sure you are using newest version available in the market (no need to waiting for the crack because "the good guy" ESRI is so kind to give us, literally, 2 months trial, but, actually it is a lifetime trial if you are evil enough to figure out the way).

The conversion method is pretty easy and straightforward (even elementary student can do it). But, it will be at different level if you got a bunch of MXDs stored in a bunch of folders, and you need to convert it all. How will you do it? doing it one by one is a disaster man.You will eventually losing precious time while you could use it to go date with some girls out there. 

Fortunately, we got phyton which proven to be life saver at difficult times, so you can keep asking .out girls around and at same time maintain your boss to keep happy with your passionate works. 

I just make this short, so just throw your words in the comments box if you find something wrong.

1. Copy Paste this script below into notepad and save using "*.py" extension.

 import arcpy, sys, os, string   
 mxdList = string.split(arcpy.GetParameterAsText(0), ";")   
 outloc = arcpy.GetParameterAsText(1)  
 version = arcpy.GetParameterAsText(2)  
 suffix = "_"+ version.replace(".", "")  
 for item in mxdList:   
      item = item.strip('\'')   
      mxd = arcpy.mapping.MapDocument(item)   
      base = os.path.basename(item)   
      base = os.path.splitext(base)[0] + suffix + os.path.splitext(base)[1]   
      mxd.saveACopy(outloc + os.sep + base, version)  
      arcpy.AddMessage(os.path.basename(item) + " has been converted")  

2. Open ArcMap, Create A Toolbox anywhere you want, then left click on it, select Add>Script. Add script menu will appears. Fill up name, column, and other sections then click next. 















3. Browse to the script file at step 1, click Next,



4. You will make three parameters in this step, Input MXD, Output Folder, and Output MXD Version. Set it up As follows. You must manually write version values at Output Version Value List Editing.





5. Run the tool, below is an example.






Wednesday, March 18, 2015

How to open ALOS CEOS Format in ArcGIS 10.x

ALOS adalah satelit penginderaan jauh milik jepang yang diluncurkan tahun 2006 dan berhenti beroperasi pada tahun 2011. Satelit ini membawa tiga sensor pencitraan, yaitu AVNIR-2 (beroperasi pada mode multispektral 4 saluran Blue-Green-Red-NIR dengan resolusi spasial 10 meter), PRISM (beroperasi pada mode pankromatik secara triple stereo dengan resolusi 2.5 meter) dan PALSAR (sensor SAR dual polarisasi). Citra ALOS banyak digunakan di Indonesia selain karena cakupan wilayahnya yang luas harganya juga relatif murah (3-5 juta rupiah per scene). Citra ALOS didistribusikan dalam dua format, geotiff (*.tif) dan CEOS format. Untuk format geotiff kebanyakan software bisa membuka data ini tanpa masalah, namun untuk format CEOS sampai saat ini hanya software pengolahan citra digital penginderaan jauh yang baru bisa membukanya (ENVI, ERDAS, PCI dan mungkin juga yang lain). ESRI Jepang beberapa waktu yang lalu telah merilis sebuah tool dalam bentuk toolbox agar format CEOS dapat dibuka di software ArcGIS Desktop. Berikut ini cara penggunaannya. Sebelumnya tool dapat diunduh di link INI atau INI/Versi 2 (jika link dead, contact me).

A. ALOS PRISM DAN AVNIR-2

1. Struktur format CEOS untuk data PRISM adalah seperti di bawah ini. Untuk data AVNIR-2 bentuknya sama, hanya file dengan nama depan IMG-nya ada 4 sesuai dengan jumlah saluran dari AVNIR-2 (format BSQ/Band Sequential/file terpisah setiap saluran).  

  
2. Buka toolbox di ArcToolbox, tampilannya seperti gambar di bawah. Ada 6 script yang digunakan untuk membuka data sesuai jenis sensor dan tingkat pemrosesan. Tingkat pemrosesan dapat dilacak dari nama file citra. Jika ada tulisan B2G atau B2R berarti pilih script untuk B2 and vice versa.


3. Saya akan mencoba membuka file citra PRISM dengan level pemrosesan 1B2G, untuk itu saya memilih Tool urutan kelima. Klik 2x. Muncul tampilan input, Tool meminta agar file yang dipilih yang mempunyai nama file depan LED-. Klik OK.



4. Tool akan meng-generate sebuah file descriptor dalam format VRT (GDAL Virtual Raster) yang dapat dibuka di ArcGIS. 




B. ALOS PALSAR

Untuk ALOS PALSAR prosesnya sama dengan AVNIR dan PRISM, hanya untuk PALSAR anda bisa melakukan pemrosesan tambahan seperti pengaplikasian despeckle filter yang tersedia di mode FUNCTION ArcGIS untuk mengurangi Noise Radar. Contoh seperti di bawah ini.

1. Citra PALSAR yang sudah dibuat VRT-nya. 


2. Tampilkan Image Analysis Window, kemudian klik Add Functions, muncul function editor, klik kanan function eksisting, klik insert function, pilih Speckle Function.


3. Muncul Speckle Filter Editor, pilih filter yang diinginkan beserta parameter yang diperlukan (well literally you must know basic principles of SAR processing in order to make great balanced image or just go "trial and error" around until you get satisfactory result). klik OK and you are done. If you want make the function applied become permanent dataset, use Renderer when you are exporting the data.




4. An example of Despeckle (atas sebelum difilter, bawah setelah difilter)





C. RGB Composite from Multipolarization SAR Data 

Jika anda mempunyai data PALSAR yang dual polarisasi (HH dan HV) atau data dari satelit ALOS-2 2 anda bisa membuat citra komposit warna yang berguna antara lain untuk interpretasi visual atau analisis digital penutup lahan. Contoh seperti di bawah ini.

1. tampilkan data HH dan HV di ArcMap


2. Copy data HH sehingga di Table Of Content ada 3 layer, rename layer menjadi b1/2_HH.


3. Buka Image Analysis Window, kemudian Add Function untuk layer b1/b2_HH. Pilih Arithmatic Function, kemudian atur layer HH asli sebagai Band 1 dan HV sebagai band 2. Operation yang dipakai adalah DIVIDE.


4. Dari Menu Image Analysis Window, klik ketiga layer tersebut, kemudian pilih composite images.


5. Ini Hasilnya, jadi bisa dianalisis sejauh mana kemampuan data SAR dalam membedakan obyek di permukaan bumi.



D. EXCITED TO DO IT BY YOURSELF??

Untuk contoh data PALSAR dalam format CEOS, untuk wilayah Indonesia sebagai berikut :
1. ALOS-1 PALSAR-1 Contoh data Provinsi Riau download di SINI.
2. ALOS-2 PALSAR-2 Contoh data Gunung Merapi dan Kota Yogyakarta download di SINI.
3. Mosaic PALSAR 50 meter untuk seluruh wilayah Indonesia download di SINI
4. Mosaic PALSAR 500 meter utnuk seluruh wilayah Indonesia download di SINI.