Friday, March 30, 2012

penggunaan teknik pan sharpening di arcgis untuk membuat peta hillshading yang lebih baik

Pembuatan Peta gabungan hillshading dan elevation tint kebanyakan menggunakan teknik transparansi layer. Teknik ini walaupun bisa menghasilkan peta blending hillshade dan elevation tint yang bagus, tapi dalam kebanyakan kasus warna dari peta elevation tint-nya terpengaruh gradasi keabuan dari layer hillshading. Dengan menggunakan teknik pan sharpening di arcgis, maka kelemahan dari penggunaan transparansi layer akan dapat diperbaiki. Berikut ini caranya.

1. Siapkan sebuah file DEM. lalu load di ArcGIS

2. Buat hillshading layer dari DEM tersebut memakai tool hillshade creation di ArcToolBox, lokasinya di ArcToolbox>3D Analyst>Raster Surface>Hillshade.

3. Buat layer warna dari DEM, sebelumnya aplikasikan dulu color ramp yang dikehendaki dari DEM di DEM layer properties>symbology>color ramp

4. Buat color layer (RGB) dari DEM yang sudah diatur symbology nya dengan cara klik kanan nama DEM layer>Export Data>pilih lokasi penyimpanan, pilih format, pilih sistem proyeksi, trus centang pilihan "use renderer" dan "force rgb"

5. Klik Kanan color layer yang dibuat, klik kanan>properties>symbology>pan sharpening>pilih hillshade layer sebagai layer penajam, pilih algoritma pan sharpening yang diinginkan (bisa IHS, brovey, ESRI, atau simple mean).

6. Selesai

Berikut ini adalah contoh perbandingan antara penggunaan transparansi layer dan metode pan-sharpening

1. Penggunaan Transparant layer



2. Penggunaan Pan-Sharpening Method



Inspiration from : http://www.esri.com/news/arcwatch/0312/learn-a-new-method-for-displaying-hillshades-and-elevation-tints.html